Amalan “Gampang” Untuk Kelancaran Rizki

image

Nasehat dari guru saya, guru njenengan, guru kita semua K. H. Maimon Zuber Sarang “Mbesok nek wes omah-omah, ojo lali, angger mlebu omah moco Qulhu ping pisan”. (Besok jika sudah berumah tangga, setiap masuk rumah jangan lupa membaca surat Al Ikhlas walaupun cuma sekali).

Ternyata nasehat beliau ini bukan sembarang nasihat, karena hal itu telah disabdakan oleh Junjungan Kita, Nabi Besar Muhammad SAW,

عن سهل بن سعد : « جاء رجل إلى النبي صلى الله عليه وسلم وشكا إليه الفقر فقال : إذا دخلت بيتك فسلم إن كان فيه أحد وإن لم يكن فيه أحد فسلم على نفسك ، واقرأ قل هو الله أحد مرة واحدة ففعل الرجل فأدر الله عليه رزقاً حتى أفاض على جيرانه »

Sahal bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu berkata:

“Seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan mengadukan kefakiran yang menimpanya. Lalu beliau bersabda:

“Apabila kamu masuk ke rumahmu, ucapkanlah salam jika ada seseorang di dalamnya. Dan jika tidak ada orang di dalamnya, ucapkan salam untuk dirimu, dan bacalah Qul huwallaahu ahad satu kali.”

Lalu laki-laki tersebut melakukannya. Maka Allah melimpah ruahkan rizki orang tersebut sehingga mengalir kepada tetanga-tetangganya.” (MafatihilGhoib, Surat al-Ikhlash)

Semoga Manfaat.. Hidup berkah dunia akhirat..
ila hadroti ruhy wajasadi syaikhi wa murobbi ruhi KH. Maimoen Zubeir…. Al Fatihah.

Jurus agar bisnis cepat berkembang

Sejumlah ekonom menyatakan, membuka sebuah usaha jauh lebih baik dibanding bekerja di kantoran sebagai karyawan. Ada nilai plus karena Anda bisa menafkahi orang-orang yang bekerja dengan Anda.

Namun untuk menjadi entrepreneur gampang-gampang susah karena. Meski ide-ide cemerlang ada di benak Anda, atau didukung  modal yang mumpuni, tak jarang bisnis yang dirintis bubar di tengah jalan. Selain kemauan keras, kunci sukses membuka usaha adalah perencanaan yang matang.

Berikut lima tips untuk memulai bisnis Anda agar cepat bertumbuh.

1. Melakukan brainstorming
Meski Anda orang pintar dengan segudang pengetahuan, namun langkah ini sebaiknya jangan dilewatkan. Carilah seseorang yang kompeten di bidangnya, seperti pengusaha yang sesudah bertahun-tahun berkecimpung atau konsultan keuangan. Bisa juga dilakukan dengan sesama teman yang memahami soal bidang bisnis Anda.

2. Melakukan riset 
Riset adalah salah satu komponen yang kerap dilupakan oleh para pebisnis pemula. Lakukan riset terkait hal-hal yang berhubungan dengan bidang bisnis yang ingin Anda geluti. Hal ini bisa menggunakan data terkini sektor industri bisnis tersebut, atau laporan keuangan perusahaan sejenis di sektor tersebut.

Sebagai contoh jika Anda ingin membuka bengkel, maka Anda melakukan riset terhadap industri bengkel mulai dari skala kecil hingga bengkel besar. Lakukan perbandingan dengan serta perusahaan sejenis yang akan menjadi kompetitor bisnis Anda.

3. Catat hal-hal penting 
Catatlah hal-hal penting yang berkaitan dengan bisnis Anda. Menyusun file serta menyertakan materi promosi untuk diajukan rencana bisnis Anda kepada orang lain. Selain hal-hal teknis yang terkait bisnis, Anda juga harus mencatat keinginan dan mimpi Anda dari bisnis yang akan dijalankan. Mungkin bagi sebagian orang langkah ini agak mengherankan, namun jangan salah, ketika Anda mencatat hal-hal yang menarik, satu waktu kenginan itu akan tercapai.

4. Tetapkan visi dan misi 
Hal-hal mendasar dalam merencanakan bisnis agar cepat menggurita adalah visi dan misi. Sebagai contoh, jika Anda ingin beternak lele, Anda harus mengetahui tujuan dan misi bisnis tersebut. Dari situ, Anda harus menyusun strategi pemasaran dan penjualan, analis sektor industri, analis SWOT (strength, weakness, oppurtunities and threats), kompetensi, proyeksi keuangan dan profil manajemen.

5. Menentukan kesimpulan dan proyeksi ke depan
Hal ini bisa dilakukan secara sederhana, termasuk potensi keuangan dan potensi kerugian. Berapa besar pendapatan yang bisa Anda dapatkan dalam setahun atau 2 tahun ke depan. Berapa lama Anda bisa balik modal (break event point/BEP). BEP akan kita bahas next time.

Tips Menjalin Networking dengan Orang Lain

Siapa bilang “apalah arti sebuah nama”. Nama amat sangat penting untuk menjalin sebuah kerjasama di waktu waktu yg akan datang.  Jadi kalo anda butuh Networking, mari kita coba apakah langkah ini baik untuk kita.

1. Ingat-ingat namanya

Jika Anda Pertama kali bertemu dengan orang tersebut, langsung berjabat tangan dan kenalkan diri Anda. Setelah itu ingat-ingat dengan jelas nama partner Anda, Jika kurang jelas, mohon maaf dan tanyakan kembali namanya, sampai Anda benar-benar ingat dengan jelas nama partner Anda. Kenapa demikian?

Saya tidak setuju dengan istilah “apalah arti sebuah nama?”, karena menurut saya sebuah nama memiliki arti dan kekuatan tertentu. Terlepas dari apa arti nama kita, kita semua pasti terkesan ketika seseorang mengingat nama kita, karena itu membuat kita merasa lebih dihargai sebagai manusia. Oleh karena itu, berusahalah untuk menumbuhkan perasaan itu pada orang lain. Bila perlu, ulangi nama partner Anda tersebut beberapa kali selama percakapan berlangsung.

2. Berikan perhatian penuh

Pastikan pandangan Anda tertuju pada mata partner Anda, memang terkesan aneh, tetapi Anda tidak perlu malu, karena itu sebenarnya menunjukkan bahwa Anda berminat dan terkesan dengan dia. Hal ini juga akan membuat Anda terlihat percaya diri dan menawan. Jangan sampai Anda terganggu oleh orang lain atau apa pun yang terjadi di sekitar Anda, serta pastikan HP Anda sudah di-silent sehingga tidak mengganggu percakapan Anda. Hal ini akan membuat partner Anda merasa seperti orang yang paling penting saat itu ketika berbicara dengan Anda, sehingga Anda bisa terus ngobrol untuk membangun hubungan bisnis lebih jauh.

3. Jangan menyela pembicaraan

Logikanya adalah, jika kita menghargai orang lain maka pasti orang lain tersebut juga akan menghargai kita. Jadi hargailah partner Anda ketika sedang menjelaskan/menceritakan sesuatu. Jangan menyela pembicaraannya meskipun ada hal/kata-kata yang Anda tidak sukai dari pembicaraannya. Jangan kuatir, Anda tetap bisa meluruskan hal tersebut setelah dia selesai berbicara.

4. Mulailah mengajukan pertanyaan yang relevan

Jika Anda kesulitan memulai pembicaraan, mulailah dengan menanyakan hal-hal yang umum tetapi masih relevan dan sopan, misalkan “Apakah perjalanan kesini tadi lancar Pak?” atau “Anda datang sendiri atau bersama dengan team Pak?”. Dengan mengajukan pertanyaan, itu menunjukkan kita peduli dan tulus ingin menjalin relasi dengan orang tersebut. Tentusaja pertanyan yang sopan dan tidak terlalu mengarah ke privasi orang tersebut.

5. Tersenyumlah

Ini adalah hal nomor satu yang bisa membuat partner bicara Anda merasa nyaman. Bayangkan jika ada orang yang tersenyum kepada Anda, Anda juga pastinya akan membalas senyum kepada orang itu dan dari situ akan terkesan suasana yang nyaman dan friendly. Tentusaja bukan tersenyum “kecut” yang dimaksud, itu akan lain ceritanya. Jika Anda tidak bisa tersenyum maka latihanlah sebelum Anda bertemu partner bisnis Anda. Jika setelah latihan berkali-kali masih tidak bisa, saya sarankan untuk periksa ke dokter syaraf, barangkali ada syaraf Anda yang tidak berfungsi dengan baik.

6. Tindak lanjut/follow up

Tindak lanjut disini bisa bermacam-macam, tergantung dari isi percakapan Anda sebelumnya. Misalkan Anda berjanji kepada partner Anda untuk memberikan data tertentu, maka setelah selesai pertemuan, segera persiapkan data tersebut dan langsung kirimkan kepadanya. Misalkan Anda mengatakan akan menghubunginya kembali besok, maka pastikan Anda mengingatnya dan menghubungi pada jam yang telah Anda janjikan. Hal ini sangat penting untuk menunjukkan keseriusan dan kredibilitas Anda dimata partner Anda.(diambil dr tweet  ir. Ciputra)

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑