Sejatinya, proses baru dimulai

Saya merasa bagaikan malam yang merindukan datangnya sang purnama. Kehadirannya begitu diharapkan agar bisa menerangi gelapnya malam. Ditemani bintang bintang beterbangan tak tentu arah tapi menimbulkan pesona kemesraan dan keindahan.

Begitu indahnya bayangan malam disertai kehadiran sang purnama dan gemerlapnya bintang membuat terlena dan  baru tersadar bahwa saat ini saya tengah menanti terwujudnya harapan untuk bisa melanjutkan S2 di Universitas Al Imam Muhammad ibnu Saud, Riyadh, Arab saudi.

Harapan ini bukan hanya hanyalan, impian  atau sekedar bunga tidur. Tetapi sejatinya ini adalah proses panjang pencapaian sebuah cita – cita. Secara pribadi, harapan ini sudah dibangun sejak 2012. Saat ada seleksi beasiswa Timur tengah di Unwahas dan mungkin di beberapa daerah (karena memang tes tidak hanya untuk alumni unwahas dan tidak hanya di satu daerah)

Banyak alumni unwahas yang mengikuti tes ini. Grogi tetapi Gigih dan bersemangat itu yang tergambar di wajah wajah alumni unwahas saat itu. Masih sangat jelas didalam ingatan, bagaimana mereka mengikuti test, bagaimana perasaan mereka setelah test dinyatakan lulus, bagaimana proses pembuatan paspor yang harus cepat padahal mesin pembuat paspor rusak. Semua itu dilalui dengan penuh perjuangan.

2 tahun berlalu, tereeeeet tret tret

Dan 15 mei 2014 tepatnya malam jumat kliwon adalah hari paling mendebarkan saat diadakan test wawancara khusus dengan para kepala program studi di Al Imam. Mereka datang ke negeri kita tercinta Indonesia Raya hanya untuk mewawancarai kita. Ada 21 kader yang mengikuti tes wawancara dari berbagai daerah.

Satu persatu para kader di panggil ke ruangan khusus untuk menjalani tes wawancara. Dan tereeeeeettttt tret tret diputuskanlah malam itu juga 5 orang kader yang bisa langsung kuliah tanpa matrikulasi.  Kelima kader itu adalah 4 untuk program Ph.D yakni pak Kadar Zain, pak afifuddin, mas khozin anas dan mas eko zain. Serta 1 kader untuk program master yakni m ali maksum. Sedangkan 15 kader untuk program master dan 2 kader untuk program S1 harus menjalani matrikulasi dahulu.

Tidak berhenti sampai di situ, proses yang begitu panjang dilalui para kader dengan semangat walaupun terkadang muncul pula kegamangan dsb. Tetapi, Karena didasarkan pada sebuah niat suci untuk bersama-sama membangkitkan generasi dan kader NU (Nahdlatul Ulama) para kader melanjutkan proses ini.

16 desember 2014 adalah puncak  dari penantian para kader. penandatangan nota kesepahaman / memo of understanding / مذاكرة التفاهم dilakukan  antara LPTNU (Lajnah Perguruan Tinggi NU) dan Universitas Al Imam Muhammad Ibnu Saud.

image
penandatanganan MoU antara LPTNU dan Universitas Al Imam Muhammad Ibnu Saud

Ada 3 klausul dari 9 klausul yang menjadi prioritas utama pada pelaksanaan MoU. 3 klausul inilah yang dianggap sebagai gerakan wahhebatisasi kader muda NU.
1. Pengiriman mahasiswa dan diutamakan yang berminat masuk program magister atau Ph.D.
2. Penerbitan jurnal keilmuan yang dikelola bersama oleh kedua belah pihak
3. Tukar menukar dosen

Dan perlu diingat bahwa MoU ini adalah salah satu usaha getol seorang tokoh NU dalam memperjuangkan kader NU. Tokoh yang perjuangannya tanpa dilandasi Pamrih.  Tokoh yang walaupun banyak pihak yang pro dan kontra tetap semangat berjuang untuk kader.  Cak Cholis Fuad Almutamakkini  adalah tokoh utama dibalik terjadinya gerakan wahhebatisasi kader muda NU.

image
CAK CHOLIS FUAD ALMUTAMAKKINI seorang tokoh paling berjasa atas berlangsungnya MoU antara LPTNU dan Al Imam

Semangat para kader muda NU. Sejatinya, proses baru dimulai…………

kita lanjutkan proses awal ini di kesempatan lain.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: